Mekkah (Antara Kalbar) - Lobi pemondokan jemaah haji Indonesia nomor 502 di wilayah Raudhah, Mekkah, Arab Saudi,  terbakar, Minggu siang, akibat hubungan arus pendek pada alat pemadam kebakaran yang terletak di belakang tapi tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Pelaksana Perumahan Daker Makkah Ahmad mengatakan pemondokan 502 atau Hotel Gawharatal Jawar tersebut dihuni oleh 700 haji Indonesia yang berasal dari embarkasi  Jakarta-Bekasi (JKS) kloter 34 (Depok), 39 (Bandung), dan 49 (Garut).

Ahmad menduga alarm yang sering berbunyi akibat tekanan membuat alat pemadam kebakaran di lobi hotel tersebut meledak.

 "Kurang dari 10 menit sejak ada laporan, tim pemadam kebakaran sudah tiba di lokasi," katanya.

Seluruh jemaah haji Indonesia di pemondokan tersebut, lanjut dia, telah dievakuasi melalui pintu darurat di sisi kiri hotel ke pemondokan di sebelah hotel tersebut yaitu pemondokan  503. Namun ada sebagian jamaah memilih berteduh di bawah pohon yang jaraknya tidak jauh dari hotel mereka.

"Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut," ujar Ahmad menegaskan.

Hanya terlihat satu haji yang  memang dalam kondisi sakit dan dipasang infus  berhasil dievakuasi oleh ambulans untuk kemudian di bawa ke klinik sektor V.

Salah satu warga yang ditemui tim Media Center Haji (MCH) yaitu  Hayin Aulina Ibrahim (44), jemaah asal Depok  mengatakan bahwa kebakaran terjadi sekitar pukul 12.00 Waktu Arab Saudi (WAS) atau pukul 16.WIB, ketika ia akan melaksanakan shalat Dzuhur.

"Bunyi alarm dianggap biasa saja karena memang suka berbunyi akibat banyak yang merokok. Tapi kemudian ada yang menggedor pintu dan menyuruh keluar untuk mengungsi di (pemondokan) 503," katanya.

Berdasarkan pantauan tim MCH, asap masih mengepul memenuhi lobi hotel hingga pukul 13.00 WAS. Peralatan pemadam kebakaran tampak sudah terparkir di sepanjang jalan depan lobi hotel, seperti tiga truk tangki air pemadam kebakaran, dua blower raksasa penyedot asap, tiga mobil ambulans, dan beberapa mobil evakuasi pemadam kebakaran lainnya.

Sekitar 30  menit berselang, asap di lobi hotel sudah berhasil disedot dengan blower raksasa sehingga kondisi sudah relatif normal. Sementara para petugas pemadam kebakaran menyelesaikan tugasnya, beberapa jemaah nampak melihat dan menunggu di halaman hotel.

(R016/A.F. Firman)

Pewarta: Risbiani Fardaniah
Editor : Nurul Hayat

COPYRIGHT © ANTARA 2026