Palembang (ANTARA) - Dinas Kesehatan Sumatera Selatan mengambil sampel menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Empat Lawang yang diduga tak layak karena membuat sejumlah siswa mendapatkan perawatan setelah mengonsumsi.
Kepala Dinas Kesehatan Sumsel Trisnamarwan di Palembang, Kamis, mengatakan berdasarkan informasi dari Dinkes Empat Lawang, delapan siswa mengeluh sakit setelah menyantap menu MBG, Selasa (18/2).
Kedelapan siswa itu, Efri (8), Moza (10), Nuri (8), Nikita (8), Monalica (9), Reva (9), Aril (9), dan Rafli (9), dirawat di rumah sakit umum daerah setempat. Namun, kondisi mereka semua telah membaik setelah mendapatkan perawatan, lalu dipulangkan ke rumah masing-masing.
Tim Dinkes datang ke sekolah mengambil sampel makanan yang dibagikan ke siswa dan melakukan pengecekan katering "Dua Sepakat" yang menjadi dapur MBG, untuk mengambil sampel yang telah disimpan di kulkas oleh pihak katering sebelum pembagian ke sekolah.
"Sampel dikirim ke Balai Teknik Kesehatan Lingkungan (BTKL) Palembang untuk pengecekan dan masih menunggu hasilnya," katanya.
Trisnamarwan mengatakan dalam pembagian MBG itu, ada 3.100 paket makanan yang dibagikan kepada siswa. Pembagian di TK Aulia 2 Tebing Tinggi untuk 14 siswa dan satu guru, SDN 5 Tebing Tinggi 395 siswa dan satu guru, SDN 7 Tebing Tinggi 253 siswa dan satu guru, serta SDN 8 Tebing Tinggi 711 siswa dan satu guru.
Selain itu di SMPN 1 Tebing Tinggi 839 siswa dan dua guru, MAN 1 Tebing Tinggi 167 siswa dan sat guru, serta SMAN 1 Tebing Tinggi 713 siswa dan satu guru.