Pontianak (ANTARA) - Dewan Pimpinan Daerah Juru Sembelih Halal (DPD Juleha) Kota Pontianak sukses menggelar pelatihan dan syiar juru sembelih halal perdana di Masjid Al-Ikhlas, Kelurahan Parit Mayor, Kecamatan Pontianak Timur, Ahad (17/5/2026). Kegiatan ini terselenggara atas kerja sama antara DPD Juleha Kota Pontianak, Masjid Al-Ikhlas, dan Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Pontianak.
Pelatihan yang digelar dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha ini diikuti sekitar 70 peserta yang terdiri atas utusan pengurus masjid serta perorangan dari Kota Pontianak, Kabupaten Kubu Raya, dan sekitarnya. Hadir pula Plt Camat Pontianak Timur Juanda Ahmad, Lurah Parit Mayor, perwakilan KUA Pontianak Timur, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Kegiatan syiar perdana DPD Juleha Pontianak ini memfokuskan pelatihan pada enam hal utama, yaitu fiqih penyembelihan, keselamatan penyembelihan, teknik tali temali, teknik asah pisau, teknik sembelih halal, dan manajemen daging halal.
Pengurus DPD Juleha Kota Pontianak sekaligus narasumber, Edi Dwi Purwanto menjelaskan bahwa pelaksanaan pelatihan idan syiar menjadi hal yang sangat penting sebagaimana tema yakni agar manajemen kurban sesuai syariat. Melalui enam sub tema mulai fiqih penyembelihan hingga manajemen daging halal dipaparkan oleh sejumlah narasumber. Bahkan di akhir acara langsung praktek berupa teknik penyembelihan halal dan asah pisau.
"Kami informasikan bahwa Plt DPD Kota Pontianak yang tidak dapat hadir karena DPD Juleha Provinsi Kalimantan Barat tengah menggelar pelatihan di Mempawah. Atas nama pengurus Juleha, kami ucapkan terima kasih kepada Masjid Al-Ikhlas yang telah menyediakan tempat untuk melakukan syiar sembelih halal dalam rangka menyambut hari raya kurban. Kepada peserta, semoga kegiatan ini menjadi amal jariyah jika dipraktikkan," ujar Edi.
Ketua Panitia dari Masjid Al-Ikhlas, Oyong Afrinal, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan menyambut Idul Adha agar manajemen kurban sesuai syariat, sebagaimana tema yang diusung.
"Harapan kami, pelaksanaan kurban nanti berjalan baik dan sesuai syariat. Kami ucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak. Semoga kegiatan ini berkah untuk kita semua," tutur Oyong.
Sementara itu, Plt Camat Pontianak Timur, Juanda Ahmad, mengapresiasi penyelenggaraan pelatihan ini. Atas nama Pemerintah Kecamatan Pontianak Timur, ia menilai pelatihan sangat penting karena banyak hal yang dipelajari sesuai syariat.
"Saya berharap kegiatan seperti ini tidak hanya di Masjid Al-Ikhlas, tetapi juga di masjid lainnya. Semoga ilmu ini diterima baik oleh peserta dan diaplikasikan di lapangan sehingga bermanfaat serta menjadi amal kita bersama," pesan Juanda.
Pelatihan ini menjadi langkah awal DPD Juleha Pontianak dalam meningkatkan kompetensi juru sembelih halal di wilayah Kota Pontianak dan sekitarnya, demi memastikan praktik kurban yang lebih profesional dan sesuai tuntunan syariat Islam.
Pewarta: DediUploader : Admin Antarakalbar
COPYRIGHT © ANTARA 2026