Jakarta (ANTARA) - Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono memastikan bahwa belasan duta besar asing telah dijadwalkan menyerahkan kredensial mereka kepada Presiden RI Prabowo Subianto dalam waktu dekat untuk menandai resminya penugasan di Indonesia.
“Direncanakan minggu ini, sudah dijadwalkan,” kata Sugiono ditemui seusai pertemuan bilateral dengan Menlu Madagaskar Alice N’Diaye di Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI Jakarta, Rabu.
Ia menjelaskan bahwa para dubes dimaksud tiba di Indonesia pada waktu yang berbeda-beda setelah upacara penyerahan surat kepercayaan terakhir dilaksanakan pada November lalu.
Para dubes pun perlu menjalankan serangkaian proses secara bertahap sebelum akhirnya menyerahkan kredensial mereka kepada presiden, kata dia.
Namun demikian, Sugiono memastikan bahwa belum diserahkannya surat kepercayaan para duta besar kepada Presiden RI tidak berdampak apapun bagi kerja sama bilateral dengan negara dimaksud.
Menlu RI pun mengaku telah bertemu dengan masing-masing duta besar yang menunggu penyerahan kredensial tersebut. Ia memastikan hubungan dan komunikasi dengan para dubes berjalan dengan baik seperti biasa.
“Yang pasti, substansi dari kerja sama bilateral tetap berjalan,” ucap Menlu RI, menegaskan.
Dalam pertemuan tersebut, diberikan pula jaminan bahwa semua proses diplomatik untuk menerima dubes akan ditangani hingga tuntas, kata dia.
Isu penyerahan kredensial tersebut kembali mengemuka usai mantan wakil menteri luar negeri RI Dino Patti Djalal menyebut adanya sejumlah dubes yang masih menunggu waktu, bahkan ada yang hingga delapan bulan, untuk menyerahkan kredensial kepada Prabowo.
“Masih ada 17 calon dubes asing yang sudah tiba di Jakarta, tapi sampai sekarang masih menunggu waktu untuk memberikan surat kepercayaan kepada presiden,” kata Dino dalam pernyataannya di media sosial X, Selasa (2/6).
Dino mengungkapkan kekhawatiran bahwa hal tersebut akan memberikan kesan tak baik bagi negara sahabat. Ia pun menyebut bahwa di negara-negara lain, surat kepercayaan biasanya disampaikan lebih cepat dari pada dubes kepada kepala negara penerimanya.
Adapun penyerahan kredensial terakhir digelar di Istana Merdeka pada November 2025, di mana Presiden Prabowo menerima surat kepercayaan dari 12 dubes luar biasa dan berkuasa penuh (LBBP) dari negara sahabat.
Pewarta: Nabil IhsanUploader : Admin Antarakalbar
COPYRIGHT © ANTARA 2026