Pontianak (AntaraKalbar) - Satu calon peserta ujian nasional Tahun 2014 tingkat Sekolah Menengah Pertama dan sederajat di Kabupaten Bengkayang batal ikut serta karena tewas gantung diri.

Menurut Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkayang DR Yan saat dihubungi dari Pontianak, Sabtu, secara keseluruhan ujian nasional tingkat SMP dan sederajat di wilayah itu sudah siap digelar.

"Kesuksesan dalam pelaksanaan ujian nasional SMP adalah tanggung jawab kita bersama," kata Yan.
Ia melanjutkan, untuk itu pihak sekolah penyelenggara harus serius melaksanakannya.

Yan menambahkan, agar pelaksanaannya aman dan lancar, maka pihak sekolah siap untuk diawasi oleh pihak eksternal maupun internal.

Naskah ujian nasional tingkat SMP dan sederajat, sudah diserahkan pada Rabu (30/4). Mulai dari provinsi ke dinas di kabupaten, dari dinas pendidikan ke rayon, kemudian dari rayon ke sub rayon.

Penyerahan naskah ujian nasional dipusatkan di Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkayang.

Sementara Ketua Panitia Penyelenggara Ujian Nasional SMP Godelivus mengingatkan pelaksanaan UN sesuai dengan juknis dan aturan aturan yang ada supaya tidak menimbulkan masalah.

Berdasarkan jadwal, pelaksanaan ujian nasional SMP dimulai tanggal 5-8 Mei, kata Godelivus.

Secara keseluruhan, peserta tercatat sebanyak 3.035 orang, berkurang satu orang dari sebelumnya 3.036 orang.

Godelivus mengatakan, satu peserta gugur karena meninggal dunia gantung diri.

Selain jalur reguler, ujian nasional di Kabupaten Bengkayang juga diikuti 112 siswa dari Paket B.
***3***
T011


Pewarta:

Editor : Zaenal A.


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2014