Pemerintah Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat menggelar Pameran Temporer di Museum Daerah Kabupaten Sambas sebagai rangkaian peringatan hari jadi Kota Sambas ke-391 dan perpindahan Ibukota Sambas ke-23 untuk mengenalkan khasanah budaya dan sejarah.

"Pameran Temporer ini adalah upaya kita untuk memperkenalkan dan mempertahankan khazanah budaya dan sejarah daerah kita kepada masyarakat luas, terutama kepada generasi muda," ujar Bupati Sambas Satono saat dihubungi di Sambas, Rabu.

Baca juga: HUT ke-391 Kota Sambas momentum perkuat sinergi
Baca juga: Dekranasda Pontianak kunjungan kerja ke Sentra IKM Tenun Sambas
Baca juga: Kalbar Sepatutnya Miliki 21 Kabupaten/Kota

Ia menambahkan melalui kegiatan pameran tersebut pihaknya ingin generasi mudah lebih mengenal dan cinta budaya daerah sebagai menjadi modal dasar untuk membangun Sambas.

“Generasi muda harus belajar sejarah Kabupaten Sambas, jangan sampai hilang ditelan zaman. Pameran ini upayanya dan momentum ini dimanfaatkan secara luas,” kata dia.

Baca juga: Dishub Kota Pontianak atur persiapan mudik Lebaran 2022
Baca juga: Bupati Sambas akan tata infrastruktur Pasar Selakau tahun ini
Baca juga: HUT ke-22 perpindahan ibu kota energi baru Sambas Berkemajuan
Baca juga: Pos Pengamanan di 14 Kabupaten/Kota di Kalbar

Satono, meminta agar ke depannya, Museum Daerah Kabupaten Sambas, bekerja sama dengan Kesultanan Sambas, Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga, serta Dinas Pendidikan Kabupaten Sambas, mengarahkan agar setiap institusi pendidikan membuat kelompok belajar yang mana pusat belajarnya adalah museum daerah.

"Artinya bagaimana kita berkolaborasi, saling mendukung dan bersinergi, agar Museum Daerah Kabupaten Sambas ini bisa maju, bisa ramai dikunjungi masyarakat, terutama para pelajar bagi siswa maupun mahasiswa. Dengan begitu, banyak aspek yang terangkat, mulai dari khazanah budaya, literasi pendidikan, dan pariwisata," katanya.

Pembukaan Pameran Temporer di Museum Daerah Kabupaten Sambas tersebut, juga dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sambas, Ferry Madagaskar, Pewaris Kesultanan Sambas, Pangeran Ratu Muhammad Tarhan, Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Sambas, dr I Ketut Sukarja, dan jajaran Forkopimda.

Baca juga: Wali Kota Singkawang sosialisasikan asuransi untuk nelayan
Baca juga: BKD Singkawang: penyelesaian aset sudah selesai
Baca juga: Kabupaten Sambas Anggota Jaringan Kota Pusaka Indonesia
Baca juga: Bupati Lakukan Penataan Wajah Kota Kabupaten Sambas
Baca juga: Kebakaran Hebat Landa Kota Sambas

Pewarta: Dedi

Editor : Admin Antarakalbar


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2022