Parindu (Antara Kalbar) - Sedikitnya, enam unit rumah toko (ruko) di perempatan jalan Meliau, kawasan pasar Bodok, Kecamatan Parindu, Kabupaten Sanggau ludes dilahap si jago merah, Sabtu sekitar pukul 07.45 WIB.
Tak ada korban jiwa dalam musibah itu, namun kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Kebakaran ini sontak mengagetkan warga setempat dan berbondong-bondong menuju lokasi kejadian. Tak sedikit yang membantu pemilik ruko untuk mengangkut barang yang masih bisa diselamatkan.
"Kami sedang ngopi, tahu-tahu ada orang teriak kebakaran. Kami langsung kaget dan mencari tahu kemana yang kebakaran itu," ujar Kusnadi salah seorang warga setempat.
Penyebab kebakaran masih simpang siur, beredar kabar akibat tabung elpiji meledak. Namun, ada berhembus juga kisah karena arus pendek listrik.
Menurut Iin (37), salah seorang warga setempat, sebelum kebakaran tersebut terjadi, ia sempat mendengar adanya suara ledakan. Saat kejadian, ruko sepanjang blok itu, ada yang sudah buka dan ada juga yang belum.
“Kita sempat mendengar suara macam ledakan gitu. Toko-toko sudah ada yang buka, tapi ada juga yang belum," ujarnya.
Aliong, salah seorang pemilik ruko yang terbakar mengungkapkan, sebelum kejadian isterinya sedang memasak. Namun, tiba-tiba tabung gas LPG 3 kilogram itu meledak dan api langsung menjalar.
Mendapati kejadian itu, kata Aliong, mereka langsung menyelamatkan diri sementara api dengan cepat menjalar hingga menghanguskan ruko yang berada di samping kanan dan kiri tempat usahanya itu. “Tabung elpiji 3 kilo meledak. Untungnya isteri saya tidak apa-apa. Kami pasrahlah dengan musibah ini,” ungkapnya.
Humas Polres Sanggau, AIPTU Halasan Manurung mengatakan tidak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran yang terjadi di pasar Bodok tersebut, akan tetapi pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan penyebab kebakaran tersebut.
"Satu ruko merupakan counter handphone dan lima ruko lainnya adalah toko bahan-bahan kelontong,” jelasnya.
Atas kejadian itu, beberapa mobil pemadam kebakaran termasuk water canon milik Polres Sanggau diturunkan ke lokasi kejadian. Selang dua jam, amukan si jago merah dapat dijinakkan. Akibat kebakaran tersebut lalu lintas di Bodok-Sanggau dan Bodok-Meliau macet total selama kurang lebih tiga jam. Pihak kepolisian kemudian melakukan buka tutup jalur untuk mengurai kemacetan yang terjadi akibat kebakaran tersebut.


Pewarta: M Khusyairi
Editor : Teguh Imam Wibowo

COPYRIGHT © ANTARA 2026