Banda Aceh (ANTARA) - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh, Irwansyah meminta PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) tidak melakukan pemadaman listrik selama bulan suci Ramadhan 1446 H.
“Karena selama ini lazimnya di Aceh, jika memasuki bulan Ramadhan itu mulai pemadaman listrik, karena itu kami berharap kepada pihak PLN arus listrik bisa normal selama Ramadhan,” kata Irwansyah di Banda Aceh, Jumat.
Permintaan itu disampaikan Irwansyah di hadapan GM PLN Aceh dalam kegiatan "Stakeholder Collaboration, Quality Growth And Sustainable Energy In Aceh", di Banda Aceh.
Irwansyah mengatakan masyarakat Aceh berharap PLN tidak melakukan pemadaman listrik selama bulan Ramadhan nanti, sehingga mereka bisa menjalani ibadah dengan khidmat.
Karena itu, ia meminta PLN dapat mengantisipasi sejak dini agar tidak adanya pemadaman listrik di Aceh, khususnya di Banda Aceh.
Dalam forum tersebut, Irwansyah juga berharap kepada PLN agar memberikan biaya khusus atau diskon penambahan daya di rumah ibadah terutama di masjid-masjid di Ibu Kota Provinsi Aceh itu.
“Kami harap PLN bisa memberikan kontribusi sesuai dengan kearifan lokal di Aceh agar setiap permintaan penambahan daya di masjid-masjid, ada kebijakan khusus atau diberikan keringanan,” ujarnya.
Selain itu, dirinya juga mengapresiasi semua pihak yang telah memberikan kontribusi nyata untuk Banda Aceh dalam pemberian penyaluran pajak penerangan jalan hingga terjadi peningkatan dari target yang ditetapkan.
"Terima kasih dan apresiasi kami kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam penerangan jalan di Banda Aceh ini," demikian Irwansyah.