Pontianak (ANTARA) - Manajemen Bandara Supadio Pontianak, Kalimantan Barat, mencatat sebanyak 6.000 penumpang pesawat melakukan perjalanan ke Pontianak selama perayaan Imlek 2025.
"Saat arus mudik Imlek kemarin tercatat sebanyak 6.000 penumpang ke Pontianak, dan memasuki H+2 arus balik di Bandara Supadio Pontianak di Kubu Raya, Kalimantan Barat, kondisi masih terpantau normal tanpa lonjakan signifikan," kata Airport Operation Centre Head (AOCH) Bandara Supadio, Juliyanto di Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya, Kalbar, Jumat.
Dia mengatakan bahwa arus balik pada H+2 Imlek masih landai dan berjalan seperti hari biasanya.
"Namun, hari ini terdapat satu maskapai yang telah mengajukan extra flight (penambahan jadwal penerbangan), yaitu Super Air Jet dari Bali ke Pontianak," tuturnya.
Juliyanto menambahkan bahwa jumlah pergerakan penumpang pada H+2 perayaan Imlek diperkirakan mencapai 6.000 orang. Sementara itu, pada H+1 kemarin, jumlah penumpang yang datang dan pergi dari Bandara Supadio mencapai 6.848 orang.
"Selama arus balik Imlek, jumlah maskapai yang beroperasi tetap stabil. Pada H+2 Imlek ini, terdapat 23 penerbangan penumpang dan 4 penerbangan kargo, sehingga total ada 54 penerbangan yang datang dan pergi dari Bandara Supadio," katanya.
Juliyanto belum dapat memprediksi puncak arus balik Imlek tahun 2025, mengingat adanya pergerakan penumpang yang juga menggunakan Bandara Singkawang.
"Berdasarkan tahun lalu, puncak arus balik Imlek kemungkinan akan terjadi setelah perayaan Cap Go Meh, sekitar dua pekan ke depan," kata dia.