Bengkayang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, menyebutkan realisasi luas tambah tanam (LTT) padi, jagung dan kedelai hingga Juni mencapai 18,9 persen dari target seluas 24.306 hektare pada tahun 2025.
"Berdasarkan informasi yang saya peroleh dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Bengkayang, target LTT tahun 2025 mencapai 24.306 hektare dan sampai dengan bulan Juni tahun 2025 telah terealisasi seluas 4.594 hektar atau 18.9 persen," kata Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis dalam paparan pada rapat koordinasi percepatan LTT padi, jagung dan kedelai di Bengkayang, Rabu.
Kemudian, lanjutnya, target kegiatan optimalisasi lahan tahun 2024 seluas 500 hektare telah terealisasi 500 hektare atau 100 persen dan ada pengembangan brigade pangan tahun 2024.
Selanjutnya untuk target program optimalisasi lahan (Opla) pada Tahun 2025 mencapai 1.321 hektare, target kegiatan cetak sawah tahun 2025 seluas 100 hektare dan target pengembangan Brigade Pangan pada tahun 2025 sejumlah 6 unit.
"Setiap brigade pangan nantinya mendapatkan bantuan dari pemerintah berupa alat dan mesin pertanian, sarana produksi pertanian pendukung seperti benih padi unggul, pupuk dan pestisida serta pelatihan dan pembinaan," ujarnya.
Bupati berharap brigade pangan yang telah dibentuk dapat bekerja secara efektif, efisien dan optimal agar program ini dapat berjalan dengan baik sekaligus bisa mendukung pencapaian target LTT di Kabupaten Bengkayang.
Bupati mengatakan beberapa upaya pemerintah untuk mewujudkan Swasembada Pangan di Kabupaten Bengkayang pada tahun 2025.
Beberapa program tersebut akan melibatkan berbagai pihak, termasuk petani lokal, petani milenial, akademisi, penyuluh pertanian, dan pemerintah.
Tujuan dari program ini adalah meningkatkan produktivitas pertanian melalui penerapan teknologi modern dan melibatkan generasi muda.
"Untuk mencapai target yang telah ditentukan tentu saja memerlukan kerja keras dari kita semua. Sebagai aparatur Daerah Kabupaten Bengkayang kita harus tetap semangat dan segera melakukan percepatan tanam di seluruh wilayah baik lahan sawah irigasi, lahan rawa dan lahan kering," ujarnya.
Pewarta: NarwatiUploader : Admin Antarakalbar
COPYRIGHT © ANTARA 2026