Sekadau (ANTARA) - Ketua DPRD Kabupaten Sekadau, Hermanto mengingatkan pentingnya upaya mitigasi atau mengurangi dampak bencana kebakaran lahan dan kebun guna menghindari ancaman serius kerusakan lingkungan.
Karena itu, Ketua DPRD Sekadau memberikan apresiasi atas terselenggaranya Rapat Koordinasi (Rakor) Kesiapan Sistem Pengendalian Kebakaran Lahan Perkebunan dan Sosialisasi Permentan Nomor 06 Tahun 2025 yang digelar di Aula Kantor Keling Kumang Sekadau, pada Rabu.
"Rakor ini merupakan langkah strategis dalam upaya mitigasi kebakaran lahan dan perkebunan, yang masih menjadi ancaman serius bagi lingkungan, kesehatan, dan ekonomi masyarakat," ujarnya.
Politisi PDI Perjuangan itu melanjutkan, jika dirinya sangat mengapresiasi inisiatif pemerintah daerah dengan terselenggaranya kegiatan tersebut.
"Selain pemerintah daerah, semua pihak yang hadir dapat membahas langkah-langkah preventif dan penanganan kebakaran lahan secara terpadu," katanya.
Sementara itu, Wakil Bupati Sekadau, Subandrio mengatakan mitigasi kebakaran lahan bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat, termasuk perusahaan perkebunan.
Diperlukan juga kepatuhan terhadap regulasi dan penerapan sistem pengendalian kebakaran yang efektif agar risiko dapat diminimalisir.
"Dengan pendekatan yang terencana dan terpadu maka kebakaran lahan dan kebun dapat dicegah, walaupun nantinya tetap terjadi, dampaknya bisa diminimalisir dan proses mitigasi ini melibatkan berbagai tindakan pencegahan dan kesiapsiagaan, yang dirancang untuk mengurangi risiko serta memperkuat ketahanan wilayah terhadap ancaman kebakaran," kata Subandrio.
Baca juga: BPBD Sekadau Imbau Jangan Bakar Lahan
Baca juga: KLH segel lahan terbakar seluas 200 hektare di Kalbar
Baca juga: Tim gabungan Kalbar memadamkan karhutla di Rasau Jaya Kubu Raya
