Kabupaten Kayong Utara (ANTARA) - Perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah menjadi momentum penting untuk memperkuat kebersamaan antara perusahaan dan masyarakat. Komitmen tersebut ditunjukkan PT Dharma Inti Bersama (DIB) melalui program CSR bidang sosial dan budaya dengan menyalurkan hewan kurban ke sejumlah wilayah pesisir di Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat.
Penyaluran hewan kurban menyasar tiga wilayah utama di sekitar area operasional perusahaan, yakni Kecamatan Pulau Maya, Kecamatan Sukadana, dan Kecamatan Kepulauan Karimata.
Kegiatan dimulai pada 21 Mei 2026 melalui penyerahan simbolis hewan kurban kepada lima desa di Kecamatan Pulau Maya. Masing-masing desa menerima tiga ekor kambing untuk dibagikan kepada masyarakat.
Selanjutnya, pada 24 Mei 2026, PT DIB kembali menyerahkan hewan kurban kepada sejumlah ketua RT di Kecamatan Sukadana, masing-masing berupa dua ekor kambing.
Puncak kegiatan berlangsung pada 27 Mei 2026 di Desa Pelapis, Kecamatan Kepulauan Karimata. Usai pelaksanaan Shalat Idul Adha, masyarakat di Dusun Kelawar, Dusun Jaya, dan Dusun Raya bersama-sama melaksanakan penyembelihan hewan kurban berupa satu ekor sapi untuk masing-masing dusun.
Suasana gotong royong mewarnai proses penyembelihan hingga pembagian daging kurban di Desa Pelapis. Kepala Desa Pelapis Rosmi Harnadi mengungkapkan bantuan tahun ini membawa kebahagiaan tersendiri karena distribusi manfaatnya menjadi lebih merata.
“Kalau hewan kurban biasanya ada dari arisan warga, ada juga bantuan dari luar desa. Namun tahun ini alhamdulillah kami mendapat tiga ekor sapi. Setiap dusun mendapat satu ekor,” ujar Rosmi.
Rosmi menjelaskan keterbatasan bantuan pada tahun-tahun sebelumnya kerap membuat pembagian daging kurban belum menjangkau seluruh masyarakat secara merata.
“Kalau tahun lalu kadang ada yang dapat, ada juga yang tidak. Namun dengan adanya satu sapi untuk setiap dusun, pembagian bisa lebih merata,” katanya.
Menurut dia, Idul Adha bukan sekadar ritual keagamaan, tetapi juga menjadi ruang memperkuat nilai gotong royong dan kebersamaan masyarakat.
“Momentum Idul Adha ini, terutama saat penyembelihan hewan kurban, menjadi ajang gotong royong agar pekerjaan lebih mudah dan cepat. Kebersamaan masyarakat sangat terasa. Mudah-mudahan bantuan hewan kurban ini bisa terus berlanjut,” tuturnya.
Apresiasi serupa disampaikan tokoh agama Desa Pelapis, Muhariyadi, yang menyaksikan langsung dampak positif program CSR perusahaan di tingkat dusun.
“Tahun ini perusahaan memberikan tiga ekor sapi. Tiap dusun mendapat satu ekor. Mudah-mudahan program seperti ini terus berjalan dengan baik dan hubungan perusahaan dengan masyarakat tetap terjaga,” harap Muhariyadi.
Mewakili masyarakat penerima manfaat, ia juga mendoakan keberlangsungan operasional perusahaan agar terus memberikan dampak positif bagi daerah.
“Atas nama masyarakat Dusun Kelawar, kami mengucapkan terima kasih kepada PT Dharma Inti Bersama. Mudah-mudahan perusahaan terus berjalan lancar dan hubungan dengan masyarakat tetap terjalin baik,” ujarnya.
Komitmen CSR PT DIB: Tumbuh dan Sejahtera Bersama Warga
External Relation Manager PT DIB Sugeng Sulistiyo mengatakan perayaan Idul Adha menjadi refleksi atas kebersamaan yang telah terjalin antara perusahaan dan masyarakat di sekitar wilayah operasional.
“Bagi kami di PT Kayong Aluminium Nusantara, momen Idul Adha 1447 Hijriah ini bukan sekadar agenda tahunan atau kewajiban sosial semata. Ini merupakan wujud rasa syukur dan refleksi atas kebersamaan yang telah terjalin antara perusahaan dan masyarakat,” kata Sugeng.
Secara keseluruhan, PT DIB menyalurkan tiga ekor sapi dan 27 ekor kambing pada Idul Adha tahun ini. Menurut Sugeng, nilai keikhlasan dan semangat berbagi dalam ibadah kurban sejalan dengan visi perusahaan untuk tumbuh bersama masyarakat lokal.
“Esensi kurban adalah keikhlasan dan berbagi. Melalui penyaluran hewan kurban ini, kami ingin menegaskan kembali komitmen perusahaan bahwa keberadaan PT Kayong Aluminium Nusantara bukan hanya untuk bertumbuh secara operasional, tetapi juga tumbuh, melangkah, dan sejahtera bersama masyarakat,” ujarnya.
Manajemen berharap sinergi yang melibatkan perangkat desa, tokoh agama, dan tokoh masyarakat dapat terus menjaga kondusivitas wilayah.
“Kami berharap kebahagiaan hari raya ini dapat dirasakan masyarakat di setiap rumah. Lebih dari itu, momentum ini diharapkan semakin mempererat silaturahmi, menjaga harmoni, dan memperkuat rasa saling percaya antara perusahaan dan masyarakat,” tutupnya.
Idul Adha juga menjadi momentum yang selalu dinantikan masyarakat Kayong Utara, terutama melalui rangkaian kegiatan bersama tokoh masyarakat Oesman Sapta Odang di Sukadana. Tahun ini, OSO kembali pulang kampung untuk berbagi bersama masyarakat didampingi mantan Menko Polhukam Mahfud MD serta penceramah Ustaz Das’ad Latif.
Pewarta: RilisUploader : Admin Antarakalbar
COPYRIGHT © ANTARA 2026