Debat terbuka pasangan calon (Paslon) Pilkada Kapuas Hulu Kalimantan Barat yang awalnya dijadwalkan di Jakarta dibatalkan dan dipindahkan ke Pontianak.

"Dari hasil kesepakatan masing-masing Paslon melalui tim kampanye dalam rapat pemantapan debat terbuka paslon batal dilaksanakan di Jakarta, dengan berbagai pertimbangan, sehingga pelaksanaan debat terbuka itu akan dilaksanakan di Pontianak," kata Ketua Komisi Pemilihan Umum Kapuas Hulu Ahmad Yani, saat rapat koordinasi pemantapan debat terbuka Paslon Pilkada Kapuas Hulu, di Putussibau Ibu Kota Kabupaten Kapuas Hulu, Rabu.

Disampaikan Yani, sebenarnya pada 3 November 2020 masing-masing Paslon melalui tim kampanye  sudah sepakat debat terbuka Pilkada Kapuas Hulu dilaksanakan di Studio Menara Kompas TV di Jakarta pada 20 November 2020.

Namun, seiring  berjalannya waktu, Paslon nomor urut satu (Hamdi Jafar-John Itang) dan Paslon nomor urut tiga (Fransiskus Diaan-Wahyudi Hidayat) melalui masing-masing tim kampanye menyampaikan keberatan pelaksanaan debat terbuka tersebut dilaksanakan di Jakarta.

Baca juga: Hamdi Jafar-John Itang menolak debat publik Pilkada Kapuas Hulu di Jakarta

"Jadi kami tidak ingin persoalan tempat debat terbuka itu berlarut-larut, kami kembali mengundang masing-masing Paslon untuk Rakor pemantapan debat terbuka untuk menentukan sikap melalui kesepakatan tempat debat terbuka, yang akhirnya disepakati pelaksanaannya di Pontianak pada 20 Nopember 2020," kata Yani.

Dikatakan Yani, KPU Kapuas Hulu hanya memfasilitasi tahapan kampanye debat terbuka Paslon Pilkada Kapuas Hulu.

"Kami hanya memfasilitasi kampanye debat terbuka yang merupakan sarana sosialisasi visi misi masing-masing Paslon dan kami ingin memberikan yang terbaik untuk masyarakat Kapuas Hulu dalam penyelenggaran Pilkada Kapuas Hulu," kata Yani.

Ketua tim kampanye Paslon nomor urut tiga (Fransiskus Diaan-Wahyudi Hidayat),  Yanto menegaskan keberatan pelaksanaan debat terbuka Paslon di Jakarta dengan alasan keselamatan dan kesehatan selama masa pandemi COVID-19 dan efisiensi waktu masa kampanye.

"Kami menyambut baik adanya debat terbuka untuk mensosialisasikan visi misi paslon, tetapi kami keberatan jika pelaksanaannya di Jakarta, sepenting apa sih sehingga debat publik akan di laksanakan di Jakarta di tengah pandemi COVID-19,

Sehingga ditegaskan Yanto, pihaknya bersedia mengikuti debat publik dengan pilihan di Putussibau dan Pontianak.

Baca juga: Debat publik Pilkada Kapuas Hulu digelar di Jakarta, tema kesejahteraan rakyat

"Jadi kami juga sepakat pelaksanaan debat terbuka Paslon dilaksanakan di Pontianak," kata Yanto.

Hal senada dikatakan Tim kampanye Paslon nomor urut satu (Hamdi Jafar-John Itang), Yusuf Habibi bahwa Paslon nomor urut satu keberatan pelaksanaan debat publik di Jakarta.

"Alasan keberatan debat publik di Jakarta sangat jelas karena ini masa pandemi COVID-19 dan di kabupaten lain yang melaksanakan Pilkada serentak di wilayah Kalbar melaksanakan debat Paslon di daerah setempat atau pun di Pontianak, kenapa Kapuas Hulu justru memilih debat Paslon di Jakarta," kata Yusuf.

Untuk itu, kata Yusuf, Paslon nomor urut satu sepakat untuk mengikuti debat terbuka Palson dilaksanakan di Pontianak.

"Intinya kami keberatan debat Paslon di Jakarta dan kami setuju pelaksanaannya di Pontianak," tegas Yusuf.

Sementara itu, Tim Kampanye Paslon nomor urut dua (Baiduri-Rufina Sedang), M Dahar menyatakan Paslon nomor urut dua siap mengikuti debat publik Paslon dimana pun tempatnya, mau itu di Jakarta, di Pontianak dan di Putussibau.

"Dimana pun tempat debat publik kami siap, namun karena dua paslon keberatan debat Paslon itu di Jakarta maka kami juga sepakat di Pontianak," ucap Dahar.

Baca juga: Polres Kapuas Hulu siap amankan debat publik Paslon di Jakarta
Baca juga: Polres Kapuas Hulu siap amankan masa tenang Pilkada serentak
Baca juga: KPK akan menahan dua kepala daerah tersangkut korupsi

Pewarta: Teofilusianto Timotius

Editor : Admin Antarakalbar


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2020