Jakarta (Antara Kalbar) - Setelah sempat molor akhirnya dana beasiswa total sebesar Rp1,96 triliun untuk mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri (PTN) penerima Bidik Misi angkatan 2010 hingga 2012 akhirnya cair.
"Sudah cair untuk seluruh mahasiswa yang sudah pernah menerima Bidik Misi sebelumnya dari angkatan 2010 sampai dengan 2012. (Total) sekitar Rp1,96 miliar," kata Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), Ilah Sailah, saat dikonfirmasi ANTARA di Jakarta, Rabu.
Ia mengatakan, saat ini dana sudah masuk ke rekening bank penyalur, dan tinggal ditransfer dari rekening bank penyalur ke rekening mahasiswa. "Insya Allah tidak sampai minggu depan (diterima) bagi mahasiswa di PT (Perguruan Tinggi) yang datanya sudah lengkap".
Menurut dia, sesuai dengan izin Menteri Pendidikan dan Kebudayaan M Nuh sudah ada rekening baru yang dibuka di bank penyalur untuk mentransfer dana secara langsung kepada mahasiswa penerima beasiswa Bidik Misi angkatan 2010 hingga 2012.
Penyaluran dana, menurut dia, akan dipastikan dilakukan dengan benar mengingat ada mahasiswa yang sempat menerima dana talangan dari PT selama dana Bidik Misi terlambat dicairkan.
Dana beasiswa Bidik Misi di PTN ini sempat terlambat diterima mahasiswa setiap bulannya. Beberapa perguruan tinggi berinisiatif menalangi hak mahasiswa penerima beasiswa tersebut.
Keterlambatan pencairan dana beasiswa Bidik Misi tersebut karena anggaran ketika itu masih dibintangi oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Sampai akhirnya Menteri Pendidikan dan Kebudayaan M Nuh meminta agar dana yang sifatnya "urgent" seperti Bidik Misi ini dapat dibuka bintangnya.
Dana Bidik Misi yang cair tersebut, menurut dia, merupakan biaya hidup dan pendidikan sebesar Rp600 ribu per bulan untuk mahasiswa "on going", serta beasiswa untuk mahasiswa S-2 dan S-3.
Sebelumnya, ia menjelaskan bahwa pencairan biaya hidup penerima Bidik Misi disalurkan melalui perantara PT. Namun sehubungan dengan adanya peraturan Menteri Keuangan yang mengharuskan semua jenis bantuan sosial (bansos) harus langsung ke sasaran jadi dilakukan perubahan cara penyaluran.
"Karena rekening perguruan tinggi banyak sekali, maka diputuskan yang terbaik adalah melalui bank penyalur," ujar dia.
Sehingga dari Kantor Pusat Perbendaharaan Negara (KPPN) dana Bidik Misi dikirimkan langsung ke bank penyalur untuk kemudian ditransfer langsung ke rekening masing-masing mahasiswa penerima beasiswa.
