Tayan Hilir (Antara Kalbar)- Ketua Kominte Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Sanggau Sulaiman A Md mengaku prihatin melihat tumpukan sampah yang menggunung di dermaga bongkar-muat atau pangkalan tambang speedboat 15 HP di Desa Kawat, Kecamatan Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau.
"Terus terang saya prihatin melihat kondisi sampah itu di bawah dermaga di Tayan Hilir itu," ujarnya pada Minggu (26/7).
Ditambahkan, kondisi itu sudah berlangsung lama bahkan dari tahun ke tahun. Sehingga membuat sampah itu semakin menggunung apalagi ketika musim kemarau. Jika pun air pasang sampah itu mengapung dan hanyut ke bagian hilir Sungai Kapuas.
"Kita tidak mengada-ada dan saya lihat sendiri sampah itu, belum lagi yang berserakan di sepanjang pantai Sungai Kapuas itu," bebernya.
Menurut Leman, belum lama ini ada bakti sosial dari salah satu perusahaan pertambangan bauksit di wilayah itu, untuk membuang sampah tersebut.
Namun, belum lama sudah kembali banyak lagi. Kondisi itu, karena kesadaran para pemilik toko, pedagang sembako dan pedagang ikan untuk tidak membuang membuang sampah di di bawah dermaga speedboat di Desa Kawat, Kecamatan Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau masih rendah.
"Selain itu, imbauan agar tidak membuang sampah sembarang dari instansi terkait di wilayah itu masih minim, sehingga hanya dianggap angin lalu saja oleh masyarakat setempat," ungkapnya.
Kondisi sampah ini, mengeluarkan aroma tak sedap, bahkan berbau busuk menyengat. Terlebih lagi diatas dermaga itu, dijadikan tempat bagi para pedagang ikan untuk berjualan. Sehingga menambah kesemerawutan dan kekumuhan di kawasan tersebut.
"Jadi, slogan buang lah sampah pada tempatnya tidaklah berfungsi, karena di sepanjang kawasan itu sanggat minim dan tidak bak sampah berukuran besar seperti kontainer yang bisa menampung banyak sampah dalam sehari," paparnya.
Semestinya menurut Leman, membuang sampah di Sungai Tayan itu, sudah bukan hal yang asing bagi masyarakat setempat, Ditambahkan lagi minimnya himbauan dari instansi terkait, semakin membuat kesadaran akan pentingnya membuang sampah menjadi lebih tak peduli lagi.
Padahal, dengan tingginya kesadaran akan membuang sampah pada tempatnya pun juga pastinya akan dirasakan seluruh elemen yang ada di wilayah tersebut, seperti lingkungan menjadi bersih dan hidup akan terasa lebih nyaman dan sehat.
"Kita berharap, instansi terkait yang ada di sana (Tayan, red) peduli lah dengan kondisi yang ada. Saya rasa masyarakat disana (Tayan, red) tak minta yang muluk-muluk, cukup bermula dari hal-hal kecil seperti penanganan sampah itu saja dulu," pungkasnya.
Kurang Kepedulian, Sampah Menggunung di Tayan Hilir
Minggu, 26 Juli 2015 22:50 WIB
Sampah yang menggungung di Tayan Hilir (M Khusyairi)
