"NKB yang telah dilakukan merupakan perpanjangan atas NKB tahun 2016 yang berakhir pada tahun ini. Hal tersebut menjadi penanda bahwa dukungan dan kerja sama dengan pihak perguruan tinggi merupakan hal penting bagi PLN, khususnya dalam pelaksanaan percepatan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan di provinsi seribu sungai ini," ujar General Manager PLN UIP Kalimantan Bagian Barat Rachmad Lubis di Pontianak, Selasa.
Ia menjelaskan bahwa PLN mendapatkan tugas negara yang cukup menantang yakni harus mampu menerangi Pulau Kalimantan. Hal itu menurutnya tentu perlu dukungan dari semua pihak.
"Kami membutuhkan dukungan dari semua elemen masyarakat satu di antaranya dari Untan Pontianak agar target kami untuk menerangi Borneo dapat tercapai, terutama dalam pembangunan jaringan transmisi," papar dia.
Ia berharap agar kerja sama yang ada dapat terus berlanjut dan dapat diperluas lagi. Pihaknya juga berusaha merealisasikan rencana Sistem Kelistrikan Khatulistiwa untuk interkoneksi dengan Kalimantan Tengah dapat terlaksana dengan baik.
?Kami mengucapkan terima kasih banyak atas kerja sama ini. Semua yang PLN dan Untan Pontianak lakukan hingga saat ini adalah demi kemaslahatan umat. Ssemoga kita terus mendapatkan ridho dari Allah dan kelancaran dalam melaksanakannya,? jelas dia.
Sementara itu, pihak Untan Pontianak yang dalam hal ini Dekan Fakultas Teknik Untan Pontianak Rustamadji mengatakan kepercayaan yang diberikan PLN akan pihaknya tunaikan dengan baik.
?Kami juga berharap semoga PLN dan Untan Pontianak terus dapat bersinergi dengan lebih optimal," papar dia.
Dalam kerja sama yang berlangsung sebelumnya, keberhasilan kerja sama PLN dan Untan Pontianak dapat dirasakan melalui penyelesaian proyek Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Siantan-Tayan dan SUTT 150 kV Bengkayang-Ngabang-Tayan yang telah beroperasi penuh pada tahun ini.
Tidak hanya di bidang pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan, kerja sama kedua pihak juga terlihat pada bidang lingkungan dan CSR melalui kegiatan penanaman 1.000 pohon dalam rangka hari lingkungan hidup sedunia pada Juni 2018 lalu.
(KR-DDI/T011)
Pewarta: DediEditor : Nurul Hayat
COPYRIGHT © ANTARA 2026