Cirebon (ANTARA) - Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Cirebon, Jawa Barat, memastikan ternak di daerah tersebut yang dijadikan sebagai hewan kurban bebas dari penyakit berbahaya saat pelaksanaan Idul Adha 2026

Kepala DKP3 Kota Cirebon Elmi Masruroh mengatakan hasil pemeriksaan pada hari pertama penyembelihan, menunjukkan seluruh hewan kurban dalam kondisi sehat.

“Secara keseluruhan berjalan dengan baik dan tidak ada temuan penyakit-penyakit yang membahayakan,” kata Elmi saat dikonfirmasi di Cirebon, Rabu malam.

Ia mengatakan pemeriksaan kesehatan, dilakukan oleh petugas di lokasi pemotongan hewan kurban maupun rumah pemotongan hewan (RPH) di Kota Cirebon.

“Sampai dengan hari ini, karena ini baru hari pertama, semuanya berjalan dengan baik termasuk yang di RPH,” ujarnya.

Menurut dia, DKP3 Kota Cirebon mulai melakukan pemeriksaan post-mortem terhadap hewan kurban yang telah disembelih.

Ia menuturkan pemeriksaan dilakukan dengan menerjunkan tim ke lima kecamatan, untuk mengecek organ dalam hewan kurban di masjid dan lokasi penyembelihan.

“Tim yang disebar ke lima kecamatan memeriksa organ dalam seperti hati, limpa, jantung, dan ginjal untuk memastikan aman dikonsumsi,” katanya.

Ia menjelaskan pemeriksaan difokuskan pada organ hati, guna mendeteksi kemungkinan adanya infeksi cacing hati.

“Untuk hati terutama diperiksa apakah terinfeksi cacing hati atau tidak, sehingga bisa dipastikan kelayakannya,” ujarnya.

Selain pengawasan kesehatan hewan, pihaknya juga mengimbau panitia kurban mengurangi penggunaan kantong plastik saat pembagian daging.

Elmi mengatakan sosialisasi penggunaan wadah ramah lingkungan, telah dilakukan bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cirebon kepada masyarakat.

“Sudah ada himbauan dari DLH melalui flyer dan pengertian kepada masyarakat terkait penggunaan wadah pembagian daging kurban,” katanya.

Pihaknya mencatat jumlah hewan kurban tahun ini di Kota Cirebon mencapai sekitar 2.888 domba, 53 kambing, dan 462 sapi.



Pewarta: Fathnur Rohman
Uploader : Admin Antarakalbar

COPYRIGHT © ANTARA 2026