Pontianak (ANTARA Kalbar) - Provinsi Kalimantan Barat masih menjadi sentra jagung di Kalimantan, yakni sebesar 57,23 persen, sementara tiga provinsi lainnya sebesar 42,77 persen, kata Kepala Badan Pusat Statistik Kalbar Yomin Tofri.

Sentra produksi jagung di Kalbar dipusatkan di Kecamatan Sanggau Ledo, Kabupaten Bengkayang, karena lahan di lokasi tersebut cocok untuk pengembangan jagung.

Berdasarkan data, Kalbar memiliki 244.985 hektare lahan yang potensial untuk pengembangan jagung, tersebar di Kabupaten Bengkayang, Pontianak, dan Landak.

Pemprov Kalbar telah menetapkan jagung sebagai salah satu komoditas unggulan dengan program Gentaton (Gerakan Satu Juta Ton).

Selain itu, pemprov setempat telah menyiapkan "grain SILO" untuk menampung sementara waktu jagung itu, guna mempertahankan kadar air jagung agar tetap bermutu.

(A057)

Pewarta:

Editor : Admin Antarakalbar


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2012