Satu keluarga kehilangan tempat tinggal akibat tanah longsor di jalan Trans Kalimantan di Desa Pedalaman Kecamatan Tayan Hilir wilayah Sanggau Kalimantan Barat untuk sementara mengungsi di rumah keluarganya.

"Pak Dadang bersama keluarga yang rumah kena longsor untuk sementara kita ungsikan di rumah mertuanya, sementara untuk bantuan material bangunan masih di upayakan," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sanggau Siron, dihubungi ANTARA, di Sanggau, Senin.

Disampaikan Siron, terkait ruas jalan yang longsor sudah di tangani dinas terkait dari provinsi.

Menurut dia, dalam penanganan bencana longsor tersebut BPBD Sanggau telah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait baik itu TNI,Polri mau pun di jajaran Pemkab Sanggau dan Pemprov Kalbar.

"Kami masih upayakan bantuan material bangunan rumah korban yang terkena longsor," kata Siron.

Ia mengatakan longsor yang terjadi di jalan Trans Kalimantan Desa Pedalaman Kecamatan Tayan Hilir itu dikarenakan curah hujan yang cukup tinggi.

"Longsor terjadi sekitar pukul 22.00 WIB semalam, Minggu (10/1/2021), karena curah hujan tinggi," jelas Siron.

Sedangkan untuk luasan tanah longsor, kata Siron, sekitar 50 meter yang mengenai ruas jalan Trans Kalimantan di daerah tersebut.

"Korban jiwa tidak ada, hanya saja pemilik rumah korban longsor mengalami luka lecet, selain itu sejumlah fasilitas umum selain jalan yaitu tiang listrik tumbang dan kabel telekomunikasi, tim sudah melakukan penanganan di lokasi kejadian," jelas Siron.

Pewarta: Teofilusianto Timotius

Editor : Admin Antarakalbar


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2021