Menteri Pertanian Suswono di Jakarta, Selasa menyatakan, potensi pasar minyak sawit mentah ke Rusia mencapai lebih dari 700 ribu ton namun impor dari Indonesia baru sekitar 300 ribu ton per tahun.
"Sisanya didatangkan dari negara lain yang ternyata sumbernya juga dari Indonesia. Oleh karena itu pemerintah akan meminta Rusia mengimpor langsung CPO dari Indonesia," katanya ketika menjelaskan hasil kunjungannya ke Rusia dan Jerman beberapa waktu lalu.
Mentan menyatakan, asosiasi minyak sawit Rusia menyatakan minatnya untuk meningkatkan perdagangan CPO dengan Indonesia dan melakukan impor secara langsung.
Untuk itu, lanjutnya, mereka mengusulkan kepada pemerintah Indonesia guna mendirikan Indonesia Palm Oil Council atau semacam Dewan Minyak Sawit di Rusia.
Selain minyak sawit, menurut Suswono, pemerintah juga mengharapkan Rusia untuk membuka pasar impor buah-buahan tropika asal Indonesia seperti salak, manggis, mangga dan pepaya.
(S025)
Editor : Zaenal A.
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.