Sukadana (Antara Kalbar) - Pemerintah Kabupaten Kayong Utara telah mempersiapkan kapal cadangan yang diperoleh dari pihak swasta untuk mengantisipasi lonjakan penumpang saat arus mudik dan balik Idul Fitri 2016.
Kapal yang dipersiapkan untuk lonjakan arus mudik disiagakan di pelabuhan Teluk Batang dan akan dioperasikan setelah kapal reguler tidak lagi mampu menampung penumpang.
Kepala Dinas Pehubungan Kabupaten Kayong Utara, Rusli menegaskan pihaknya saat ini telah berkoordinasi dengan tim terpadu untuk memperlancar arus mudik dan balik pada hari raya Idul Fitri tahun 2016 ini.
Persiapan yang dilakukan tersebut meliputi membangun posko yang terdiri dari petugas dari kesehatan, keamanan, dan dinas pehubungan sendiri termasuk mempersiapkan armada angkutan lebaran yang disediakan khusus untuk mengantisipasi tidak terangkutnya para pemudik pada saat lebaran.
"Kami ada mempersiapkan armada kapal cadangan dan siap dioperasikan jika terjadi penumpukan penumpang dan tidak terangkut," kata Rusli.
Armada yang dipersiapkan tersebut memiliki kapasitas angkut hingga 200 orang dan 150 kendaraan roda dua.
"Belajar dari pengalaman sebelumnya, banyak penumpang yag tidak terangkut dan terjadi kapal yang mengangkut melebihi kapasitas, sehingga tahun ini kita upayakan untuk tidak terjadi lagi,†jelasnya.
Rute yang dilyani oleh kapal cadangan tersebut hanya dari dermaga Teluk Batang Kabupaten Kayong Utara menuju dermaga Rasau Jaya di Kabupaten Kubu Raya.
Dengan adanya kapal cadangan tersebut, diharapkan kepada para penumpang dan pemilik kapal untuk tidak memaksakan diri naik di kapal yang kapasitas angkut sudah tidak memenuhi kelayakan lagi.
Terlebeih lagi banyak penumpang yang hingga duduk di bibir-bibir kapal hanya karena ketiadaan kapal.
Di dermaga Teluk Batang saat ini melayani pelayaran dengan menggunakan kapal fery sebanyak 2 kali pelayaran dalam satu hari, kapal kayu atau kapal klotok sebanyak 5 kali dalam satu hari dan ditambah 3 kali pelayaran dengan menggunakan kapal ekspres.