Bengkayang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, mendorong pelaku usaha dan masyarakat memperkuat perlindungan hak kekayaan intelektual (KI) agar produk unggulan daerah tidak mudah diklaim pihak lain serta memiliki daya saing lebih kuat di pasar nasional maupun internasional.
Wakil Bupati Bengkayang Syamsul Rizal di Bengkayang, Jumat, mengatakan kekayaan intelektual merupakan aset strategis yang perlu dilindungi karena berkaitan langsung dengan identitas daerah, kualitas produk, dan keberlanjutan ekonomi masyarakat.
“Indikasi geografis dan merek kolektif bukan sekadar label, tetapi jaminan kualitas, reputasi, dan identitas daerah. Dengan perlindungan kekayaan intelektual, produk lokal kita lebih terlindungi dari klaim atau pemanfaatan yang tidak bertanggung jawab,” kata Syamsul.
Dia menyebut Bengkayang memiliki beragam potensi unggulan mulai dari produk pertanian, perkebunan, kerajinan, hingga produk berbasis kearifan lokal yang memiliki ciri khas dan keunikan tersendiri.
Menurut dia, tanpa pencatatan dan pendaftaran KI, produk lokal rentan menghadapi persoalan seperti penggunaan merek oleh pihak lain, kesulitan ekspansi pasar, hingga hilangnya nilai ekonomi yang seharusnya dinikmati masyarakat dan pelaku usaha setempat.
Oleh karena itu, kata dia, Pemkab Bengkayang mendorong kegiatan pendampingan pencatatan dan pendaftaran kekayaan intelektual sebagai langkah awal untuk memastikan potensi daerah terdata secara komprehensif dan siap diajukan perlindungannya.
Melalui pendampingan tersebut, pemerintah daerah setempat menargetkan peningkatan pemahaman pelaku usaha terkait jenis perlindungan KI, terutama yang relevan untuk produk daerah seperti indikasi geografis dan merek kolektif.
Syamsul menegaskan perlindungan KI bukan hanya urusan administrasi, melainkan bagian dari strategi menjaga reputasi dan kualitas produk unggulan Bengkayang agar memiliki posisi tawar lebih baik.
“Potensi ini perlu kita lindungi, kembangkan, dan kelola secara tepat agar memberikan nilai tambah dan kesejahteraan bagi masyarakat,” ujarnya.
Pemkab Bengkayang berkomitmen memperkuat fasilitasi, pendampingan, serta sinergi lintas sektor dalam upaya perlindungan dan pemanfaatan kekayaan intelektual di daerah.
Dia juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga, mengembangkan, dan mempromosikan potensi lokal yang dimiliki Bengkayang agar mampu menjadi penggerak ekonomi berkelanjutan dan berkeadilan.
Pewarta: NarwatiUploader : Admin Antarakalbar
COPYRIGHT © ANTARA 2026