Bengkayang (ANTARA) - Polres Bengkayang, Polda Kalbar membagikan masker gratis kepada warga setempat khususnya daerah pesisir sebagai langkah cepat dalam mengantisipasi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

"Pembagian masker difokuskan di kawasan pesisir Pantai Samudera Indah, salah satu titik aktivitas masyarakat dan wisata yang cukup padat. Lokasi ini dinilai rentan terdampak kabut asap karena tingginya mobilitas warga dan pengendara yang beraktivitas di ruang terbuka," ujar Kapolres Bengkayang AKBP Syahirul Awab saat membagikan masker, Rabu.

Kapolres menegaskan, langkah tersebut merupakan bagian dari strategi antisipasi dampak kesehatan akibat penurunan kualitas udara. Kabut asap berpotensi menimbulkan gangguan pernapasan, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan warga dengan penyakit bawaan.

Selain pembagian masker, kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dengan membatasi aktivitas di luar ruangan serta menggunakan alat pelindung diri saat beraktivitas. Edukasi ini diberikan langsung kepada warga agar kesadaran menjaga kesehatan dapat tumbuh secara mandiri.

"Pentingnya pencegahan karhutla dari hulu dengan mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar," ujarnya.

Baca juga: Dinkes Kapuas bagikan masker ke warga minimalisir dampak asap

Baca juga: Dispen Kayong Utara wajibkan guru dan siswa pakai masker

Praktik tersebut lanjutnya, dinilai masih menjadi salah satu pemicu utama munculnya kabut asap yang berdampak luas lintas wilayah.

Seiring memburuknya kondisi udara, pihaknya bersama instansi terkait meningkatkan patroli dan pemantauan di daerah rawan kebakaran. Langkah ini bertujuan mencegah munculnya titik api baru sekaligus memastikan respons cepat apabila terjadi kebakaran lahan.

Data pemantauan kualitas udara menunjukkan tren Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) di beberapa wilayah mulai berada pada kategori tidak sehat.

"Kondisi ini menjadi sinyal perlunya langkah kolektif antara aparat dan masyarakat untuk menekan risiko yang lebih besar," ujarnya.

Kapolres berharap, upaya preventif yang dilakukan dapat meminimalkan dampak kabut asap sekaligus menumbuhkan kesadaran bersama dalam menjaga lingkungan. Dengan keterlibatan semua pihak, kualitas udara dan kesehatan masyarakat di Kabupaten Bengkayang diharapkan tetap terjaga meski menghadapi ancaman karhutla.

Baca juga: Astra Motor Kalbar bagikan 1000 masker

Baca juga: BPBD Kalbar membagikan 1.000 masker untuk lindungi dari kabut asap



Pewarta: Narwati
Uploader : Admin Antarakalbar

COPYRIGHT © ANTARA 2026