Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Persatuan Guru Republik Indonesia (IKIP PGRI) Pontianak menyerahkan mahasiswanya kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ketapang untuk melaksanakan Program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) 2 dan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Tahun Akademik 2022/2023 di Ketapang.
Penyerahan mahasiswa ini dilakukan langsung oleh Rektor IKIP PGRI Pontianak, Muhammad Firdaus. Kemudian diterima secara resmi oleh Wakil Bupati (Wabup) Ketapang, H Farhan S Sos MSi didampingi Kepala Dinas Pendidikan Ketapang, Ucup Supriatna di Pendopo Bupati Ketapang, Senin.
"Saya merasa senang dan bangga disambut sangat hangat oleh Pemerintah Kabupaten Ketapang khususnya oleh Wakil Bupati Ketapang, Pak Farhan," ucap Rektor IKIP PGRI Pontianak usai kegiatan berlangsung.
Ia menegaskan program ini bukan ujuk-ujuk baru muncul tapi memang sudah menjadi program rutin tahunan. Hanya memang namanya saja berbeda karena sebelumnya ada yang namanya KKM Terpadu dan lain sebagainya.
"Program ini untuk memberikan sentuhan langsung terhadap mahasiswa. Khususnya untuk mengaplikasikan keilmuannya yang didapat selama di kampus kepada sekolah tempat para peserta ditugaskan," tuturnya.
Wabup Ketapang terima mahasiswa IKIP PGRI Pontianak (ANTARA/Subandi)
"Kemudian untuk memberikan kontribusi positif kepada masyarakat. Serta pembangunan daerah khususnya bagi Ketapang tempat mereka saat ini ditempatkan," lanjut Firdaus.
Wabup mengatakan harapan Pemkab Ketapang agar para mahasiswa ini bisa menyelesaikan tugas-tugas secara lancar dan baik. Sehingga pada akhirnya bisa sukses menyelesaikan perkuliahannya di IKIP PGRI Pontianak.
"Kemudian adanya pelaksanaan PLP dan KKM ini yang mahasiswanya mayoritas memang dari Ketapang. Harapan kita, mereka bisa ditempa dan terdokrin betul-betul cinta daerah asalnya yakni Ketapang," ucap Wabup.
"Sehingga kedepan ketika sudah menyelesaikan perkuliahan dan kembali ke Ketapang. Mereka semua dapat membantu mengabdikan diri untuk Pemkab dan masyarakat Ketapang," lanjutnya.
Wabup menjelaskan pegabdian diri tersebut bisa sesuai bidang pendidikan masing-masing. Misal berlatarbelakang ilmu pendidikan tentu masuk dalam bidang pendidikan. Sehingga kedepan bisa mencerdaskan anak-anak Ketapang.
"Jadi para mahasiswa asal Ketapang ini adalah investasi sangat besar bagi daerah. Terutama dalam rangka melanjutkan pembangunan, kepemerintahan maupun sosial kemasyarakatan," tuturnya.
Wabup juga berharap ketika di lapangan dan berinteraksi sama masyarakat. Para mahasiswa juga bisa memberikan pemahaman terkait program-program percepatan pembangunan di Ketapang.