Jakarta, (Antara Kalbar) - Perusahaan taksi Express Group tetap beroperasi normal pada Selasa, meski sebagian sopir taksi Express melakukan aksi demonstrasi di Jakarta.
"Pelayanan taksi Express tetap normal, unjuk rasa hanya dilakukan oleh perwakilan pengemudi," kata Direktur Operasional Express Group, Herwan Gozali, di Jakarta, Selasa.
Dia mengatakan armada taksi Express juga tetap banyak yang jalan, dan yang sedang membawa penumpang tetap memberikan layanan. Pelayanan tetap diprioritaskan untuk konsumen.
Dengan diadakanya aksi unjuk rasa lanjutan pada hari ini yang dilakukan oleh ribuan pengemudi yang tergabung dalam Paguyuban Pengemudi Angkutan Darat (PPAD), pihak Express Group sebagai perusahaan pengelola Taksi Express memberitahukan bahwa aksi unjuk rasa ini adalah aspirasi dari masing-masing pengemudi dan diluar dari organisasi atau manajemen perusahaan.
"Aksi unjuk rasa ini merupakan aspirasi pribadi dari masing-masing pengemudi kami, setiap orang tentunya berhak menyuarakan aspirasinya termasuk pengemudi kami. Express Group tidak pernah mengerahkan pengemudi untuk berunjuk rasa. Kami pun mengimbau jika mereka ingin berunjuk rasa kembali silakan, asal tertib, tidak anarkis, dan berunjuk rasalah secara damai," ujar Herwan.
Sebelumnya, ribuan sopir taksi telah menggelar aksi unjuk rasa untuk menolak keberadaan angkutan berbasis aplikasi pada 14 Maret lalu.
Para pendemo meminta pemerintah menutup aplikasi angkutan berbasis sistem tersebut, yakni Uber dan Grab. Aksi unjuk rasa ini merupakan aspirasi dari seluruh pengemudi yang tergabung dalam PPAD yang merasa dirugikan oleh beroperasinya beragam moda angkutan plat hitam berbasis aplikasi online. Budi Suyanto