Singkawang (ANTARA) - Komisi II DPRD Kota Singkawang mendorong Perumda Air Minum Gunung Poteng mengoptimalkan penyediaan air bersih guna meningkatkan kualitas layanan sekaligus memperluas cakupan pelanggan, terutama pada wilayah yang masih belum terjangkau jaringan perpipaan.
Ketua Komisi II DPRD Singkawang Harry Sarasati Widha Sugeng, Jumat, mengatakan dorongan tersebut disampaikan dalam rapat dengar pendapat (hearing) bersama Perumda Air Minum Gunung Poteng dan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, sebagai langkah memperkuat koordinasi dan evaluasi layanan dasar air bersih di daerah itu.
“Komisi II DPRD menekankan pentingnya optimalisasi penyediaan air minum dan perluasan cakupan layanan di Kota Singkawang,” kata Harry.
Dalam hearing tersebut, DPRD meminta Perumda memetakan secara rinci persoalan yang selama ini mempengaruhi kelancaran distribusi air bersih kepada masyarakat, termasuk kendala teknis pada infrastruktur, keterbatasan sumber air baku, serta hambatan non-teknis yang berpengaruh terhadap kualitas layanan.
DPRD juga menyoroti perlunya peningkatan kapasitas sistem, mulai dari sarana pengolahan, jaringan distribusi, hingga pengurangan potensi kehilangan air (non-revenue water/NRW) yang berdampak terhadap efisiensi dan kontinuitas pasokan.
Harry menegaskan DPRD akan terus mengawal upaya perbaikan layanan air bersih karena menyangkut kebutuhan dasar masyarakat dan menjadi salah satu indikator pelayanan publik daerah.
Menurutnya, optimalisasi layanan tidak hanya terkait ketersediaan pasokan, tetapi juga mencakup peningkatan kualitas pelayanan pelanggan, respons pengaduan, serta tata kelola perusahaan yang transparan dan akuntabel.
"Melalui hearing ini kita berharap terbangun komitmen bersama antara Perumda dan pemerintah daerah untuk mempercepat perbaikan layanan, memperluas jangkauan distribusi air bersih, serta memastikan masyarakat memperoleh akses air minum yang layak dan berkelanjutan," ujarnya..
Perumda Air Minum Gunung Poteng, dalam paparannya, menyampaikan kondisi eksisting sistem penyediaan air minum, capaian pelayanan, kendala yang dihadapi, serta rencana pengembangan untuk memperluas cakupan layanan di Kota Singkawang.
Sementara itu, Direktur Perumda Air Minum Gunung Poteng (AMGP) Kota Singkawang Suriandi menyatakan pihaknya berkomitmen terus meningkatkan pelayanan air bersih, termasuk melalui peningkatan kapasitas distribusi dari 300 liter per detik menjadi 500 liter per detik pada periode 2025-2026.
“Fokus utamanya adalah memenuhi daftar tunggu pelanggan, memperbaiki jaringan transmisi, dan meningkatkan efisiensi operasional,” kata Suriandi.
Selain itu, untuk meningkatkan hal tersebut perlu dukungan kebijakan, program, dan perencanaan pembangunan daerah yang dapat memperkuat upaya peningkatan layanan air bersih, termasuk aspek dukungan anggaran dan sinkronisasi program lintas sektor.
