Jakarta (ANTARA) - Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (DPN HKTI) Fadli Zon menganggap Presiden RI Prabowo Subianto sudah luar biasa menunjukkan keberpihakan kepada petani.
“Pak Prabowo sudah luar biasa memberikan keberpihakan kepada petani dengan menjadikan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) untuk Gabah Kering Panen (GKP) itu Rp6.500 (dari sebelumnya Rp6 ribu). Ini adalah luar biasa, keberpihakan yang luar biasa,” ucapnya dalam acara Pembukaan Sekolah Tani ke-II, dikutip di Jakarta, Sabtu.
Dia mengungkapkan bahwa pihaknya sempat berusaha menaikkan HPP untuk GKP ke Rp5.500 bertahun-tahun yang lalu. HKTI disebut meminta kenaikan harga paling tinggi, karena dari situ petani bisa memperoleh keuntungan.
“Petani ini baru bisa mendapatkan keuntungan kalau ada 30 persen keuntungan dari pembelian pemerintah HPP gabah itu, dan Pak Prabowo dalam 100 hari pertama sudah menaikkan HPP gabah kering panen itu sampai Rp6.500. Ini tidak pernah kejadian sebelumnya,” kata Fadli.
Bentuk keberpihakan lainnya ialah masalah yang terkait kredit macet pertanian sudah dihapus tagih pemerintah, sehingga para petani dapat kembali memperoleh kredit dari perbankan.
“Saya kira ini juga langkah yang sangat ditunggu-tunggu oleh para petani di seluruh Indonesia. Meskipun itu mungkin merupakan kekeliruan di masa lalu, tetapi Pak Prabowo berhasil memutihkan ini,” ujarnya.
Terkait permasalahan pupuk, sedikit demi sedikit sudah mulai terselesaikan, sehingga para petani dapat menjangkau dengan harga proporsional sekaligus terhindar dari penyelewengan sasaran pupuk subsidi.
Kemudian, pemerintah sendiri sekarang menjadikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai bagian penting atau prioritas guna mendorong pertumbuhan di sektor pertanian, baik itu untuk beras, sayur-mayur, serta komoditas dengan protein tinggi seperti daging ayam, telur, dan lain-lain.
Sejak Prabowo menjadi Ketua Umum HKTI tahun 2004, Presiden RI disebut sudah mencanangkan “revolusi putih”, yakni bagaimana anak-anak Indonesia dapat minum susu.
“Jadi revolusi putih itu adalah revolusi untuk minum susu, dan sekarang ditambah dengan Makan Bergizi Gratis. Karena beliau sudah menjadi Presiden, saya kira program ini insyaAllah bisa dijalankan, bisa dilaksanakan, mencapai masyarakat yang lebih luas lagi,” ungkap Fadli.