Jakarta (Antara/RTI) - Komite pemonitor perdagangan satwa dan tanaman liar langka internasional TRAFFIC pada 30 Juli menyatakan, Indonesia dan India merupakan negara paling utama penangkap ikan hiu di dunia.
Sedangkan Taiwan ada di urutan keempat. Survei yang dimodali oleh Uni Eropa ini berharap bisa menerapkan pakta baru guna melindungi tujuh kategori ikan hiu dan ikan pari langka didunia.
TRAFFIC menyatakan, kuota ikan hiu yang ditangkap Indonesia dan India mencakup lebih dari seperlima ikan hiu yang ditangkap di seluruh dunia.
Menurut survei, kuota hiu yang ditangkap antara 2002 hingga 2011 oleh 20 negara utama penangkap ikan hiu, secara keseluruhan mencakup hampir 80 persen dari kuota tangkapan total. Yang menduduki urutan lima besar adalah Indonesia, India , Spanyol, Taiwan dan Argentina.